Disminore yaitu nyeri pada perut yang dialami ketika menjelang atau hari – hari pertama haid. Nyeri yang kadang bisa menjalar sampai kepinggang.
Penyebab dari disminore banyak sekali, yaitu bisa karena endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian KB IUD.
Banyak sekali wanita yang pernah mengalami disminore, dan termasuk saya juga selalu mengalami disminore setiap datang bulan. Tapi disminore yang saya alami ini tidak sejak saya menarche (pertama kali datang bulan), tetapi setelah kira – kira 2-3 tahun setelah menarce.
Ternyata menurut teori yang saya baca, disminorea itu terbagi menjadi 2 macam, yaitu disminore primer yang timbul sekitar 2 – 3 tahun setelah menarche, dan disminore sekunder yang sering timbul setelah usia 20 tahun.
Setiap kali merasakan disminore, aktifitas saya sangat terganggu. Perut dan pinggang terasa sangat pegal dan serasa tulang ini mau lepas semua. Sampai – sampai kadang saya harus meninggalkan berbagai aktifitas saya untuk beristirahat tidur guna meredakan rasa nyeri tersebut.
Sebenarnya banyak cara alamiah yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri saat haid, diantaranya yaitu :
1.Buli – buli air hangat yang ditempelkan keperut dan pinggang.
2.Memijit – mijit bagian pinggang.
3.Olah Raga yang teratur.
4.Banyak makan makanan bergizi.
5.Ada juga yang bilang minum jamu kunyit asam.
Apabila cara – cara alamiah belum juga dapat meredakan rasa nyeri haid, bisa juga dengan menggunakan obat – obatan seperti dari golongan analgetik seperti paracetamol, asam mefenamat, ibu profen, dan masih banyak lagi.
Semua obat – obatan tersebut mempunyai banyak efek samping. Seperti Paracetamol yang digunakan dalam jangka lama dapat menyebabkan gangguan paru – paru dan ginjal. Asam mefenamat mempunyai efek samping gangguan terhadap saluran cerna seperti iritasi lambung.
Walaupun saya tahu bagaimana cara untuk mengatasi disminore secara alami dan tahu bagaimana efek samping dari penggunaan obat – obat pereda rasa nyeri, namun cara – cara alami tersebut tidak begitu berefek pada diri saya. Disminore sudah sangat mengganggu aktifitas saya. Terpaksa saya harus minum obat pengurang rasa nyeri. Dimana didalam obat itu mengandung Paracetamol 500mg (Analgetik), dan Hyoscyami Extract 19mg (Spasmolitik).
Tapi sekarang dosis yang harus saya minum semakin berkurang. Dulu waktu awal – awal disminore saya harus minum asam mefenamat / paracetamol 3 x dalam sehari hingga 2 hari pertama haid. Sekarang saya rasa nyeri haid cukup berkurang hanya dengan minum 1 kali sehari sampai 2 hari awal haid. Dan semoga semakin kedepan ketergantungan saya terhadap obat – obatan itu bisa berkurang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar