Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juli 2017

Kedua.. Dan Tetap Indah

Bismillah...

Alhamdulillah masih diberikan kenikmatan untuk masih bisa bernafas dsampai detik ini..
Dan alhamdulillah wa syukurilla ketika Allah memberikan amanah yang kedua kepada saya.. amanah besar, amanah yang tak mudah, amanah yang insyaAllah akan membawa saya ke Surga.. amiin amiin yaa robbal Alamin...

Disaat kita jauh, disaat kita sedang menikmati ujian berpisah jarak, disitulah Allah melihat kesiapan kita, dan Allah menambah kenikmatan kita.
Yaa.. disaat kita berpisah selama hampir 9 bulan, saya di Kupang, bapak syahdan di jakarta, dan Mas Syahdan di Mranggen, datanglah calon bayi kedua kita..
Tanggal 16 Juli 2017, merupakan hari minggu pagi, saya niatkan untuk memeriksa urin hcg karena saya merasa sudah terlambat haid 6 hari. dengan HPHT 12 Juni, insyaAllah usiamu 5 minggu di hari itu nak..

 Semua senang dengan kehadiranmu nak.. termasuk kakakmu Muhammad Syahdan Arka Putra. mas syahdan seneng banget.. dia teriak - teriak kegirangan dan segera menyampaika berita itu keteman - temannya.
ada cerita lucu tentang mas syahdan.. (percakaan via telepon)
Ibuk : Mas.. seneng g mau punya adek?
Mas syahdan : iya.. seneng.. uhuuui uhuui... aku mau punya adek..
Ibuk : mas udah nyiapin namanya siapa mas kalo cewek :
Mas syahdan : Syahnas Anisa Putri
Ibuk : Kalau Cowok?
Mas syahdan : aku g mau cowok...
Ibuk : nah... kita kan g tau nanti lahirnya cowok apa cewek.. makanya kalo mas pengen cewek, mas sholatnya yang lebih rajin nggih.. habis itu berdoa kalo minta adek cewek..
(setelah ngobrol beberapa saat)
mas syahdan : Na ibuk udah nyiapin belum kalo cowok..
ibuk : belum mas... besok kita siapin sama - sama yaa...
Mas syahdan : iya...
Alhamdulillah... semoga nanti kamu bisa menerima dengan gembira adek cewekmu atau adek cowokmu..

saya senang sekali karena mas syahdan ternyata juga perhatian sekali terhadap kehadiranmu..
Mas syahdan : ibuk.. ibuk udah periksa belum? kayak ibuknya mb ama tu...
Ibuk : Belum mas...
Mas syahdan : kalo ibuk periksa aku ikut yaa...
ibuk : iya...
Mas syahdan : ibuk jangan periksa dulu yaa.,. tunggu aku dateng yaa..
Ibuk : iyaa....
Subhanallah.. ibuk seneng banget mas dengernya...

Bersyukur ketika mengetahui kehadirannya, saya baru saja membaca buku "Segenggam Iman Anak Kita" karya Muhammad Fauzil Azim. Dimana di dalamnya juga di berikan kita mempersiapkan anak mempunyai adik baru.
 Dari hasil yang saya baca bisa saya simpulkan bahwa yang paling utama adalah menyiapkan psikologis sang kakak. Karena kita harus mengantisipasi timbulnya sibling rivalry, kecemasan berpisah dengan ibu, keinginan untuk menguasai, manarik diri, sampai kecemburuan. Dan kunci utama untuk mengatasi hal itu adalah KOMUNIKASI. InsyaAllah dengan komunikasi yang positif, kita bisa mengkondiikan kakak siap mempunyai adik, merasa asyik punya adik, mempunyai tanggung jawab dan kepercayaan. Bismillah.. semoga bapak dan ibuk mampu menyiapkan psikolgismu yaa mas syahdan..

Dengan kehadirannya, saya berusaha mencukupi kebutuhan untuk perkembangannya. Nanya sana sini, serching sana sini, dan akhirnya memantapkan pilihan di vitamin satu ini.. Semoga ibuk slalu bisa mendukung pertumbuhan dan perkembanganmu selalu yaa nak.. bismillah, kita pasti bisa melewati semuanya dengan indah.
 Meski saya sendiri disini, saya tetap memberikan afirmasi positif untuk menenangkan hati dan pikiran saya. Saya harus bisa melewati semuanya, harus mandiri, dan harus kuat. InsyaAllah sebentar lagi kita aka berkumpul bersama, Saya Yakin itu, dan Yakin kepadaNya akan mengabulkan doa - doa saya. Semoga dengan kedua kalinya hamil dalam keadaan LDM ini akan membuat anak - anak kita kelak menjadi anak - anak yang mandiri.. InsyaAllah...


Kupang, Rumah Dinas Pajak Naikoten
19/7/2017 20.59 WITA

Kamis, 02 Oktober 2014

Disini... Banyak Hikmah yang Kutemukan...

      Siang - siang bolong, menikmati panasnya udara kota ini, apalagi sudah mulai masuk musim kemarau yang membuat gersang, Jadi mikir... kok saya bisa sampai jauh - jauh kesini ya, kenapa juga harus di kota ini?? Padahal dari dulu belum pernah ada keinginan untuk merantau, jauh dari orang tua dan keluarga...
Tapi dibalik itu semua, ternyata banyak sekali yang harus saya syukuri. Bersyukur betapa indahnya rencana Allah untuk saya dan keluarga kecil disini ( anak dan suami tercinta). Memang hanya engkaulah sutradara kehidupan yang paling hebat..

      Disini, dimana saya berada saat ini, Kupang.. yaa, Kupang.. Saya temukan banyak hikmah yang luar biasa. Niat awal saya sampai di kota ini hanya mengikuti suami karena tidak kuat hidup jauh dari suami, apalagi sudah ada anak. Saya rasa perkembangan anak akan lebih maksimal apabila pengasuhnya itu lengkap, bapak dan ibu. Eeeh ternyata banyak hikmah juga dari sebab saya "terdampar" disini. Anak saya jadi lebih dekat dengan bapaknya, sentuhan kasih sayang yang dua bulan pertama setelah kelahirannya tidak bisa diberikan karena terbentang jarak, sekarang bisa diberikan setiap saat. Meskipun jauh dari keluarga besar, tapi saya sangat dekaaat dengan keluarga kecil saya disini.

      Saya yang dari dulu memang berkeinginan untuk masuk dalam dunia pendidikan juga terjawab di Kota ini. Awal niatan kesini yang hanya untuk ikut suami, agar anak dekat dengan bapaknya. Semakin meluas kepada keinginan saya, kemudian saya mencoba mendaftar CPNS kemenkes pusat peminatan NTT. Sebelum pendaftaran saya sudah pulang ke Jawa untuk mendaftar di Jawa Tengah, tapi yang saya rasakan saat itu untuk apa saya tidak nyaman dengan jauh dari suami kalau hanya untuk bekerja, akhirnya putus harapan untuk mendaftar disana dan kembali lagi ke kota ini. Eeeh... Alhamdulillah saya lolos disini.. Inilah hikmah berikutnya yang saya rasakan.. Padahal sebelum pengumuman kelulusan, suami sudah 2 kali mengajukan mutasi dan gagal, eee setelah pengumuman kelulusan suami juga mendapat SK untuk menduduki jabatan yang lain tapi tanpa mutasi.. Yaa... tetap di Kupang... Syukuuur...syukuuur... Saya temukan hikmah lagi disini...lagi, dan lagi...

     Memang sih, tidak banyak yang dibanggakan dari ibu bekerja karena harus meninggalkan anak dirumah. Tapi betapa bersyukurnya saya bekerja di kota ini. Karena kota yang tidak sepadat kota Semarang, dengan jarak antara kantor - rumah 5,5 km, hanya butuh waktu 10 menit untuk sampai di kantor. Jadi saya berangkat pun bisa mepet, dan tidak buru - buru. Siang juga seringan saya bisa 2 jam kumpul keluarga dirumah, coba kalau saya lolos  nya di Jawa Tengah, pasti untuk perjalanan ke kantor saja minimal membutuhkan waktu 45 menit, istirahat juga pasti tidak sempat pulang, waktu untuk keluarga memang hanya malam saja. Jam 4 untuk waktunya pulang juga saya bisa langsung pulang dan hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai dirumah. Sehingga masih banyak waktu saya untuk keluarga meskipun saya bekerja. Yaaa.. sekali lagi saya harus bersyukur diberi kesempatan oleh Allah untuk menjalani ini semua di kota ini....

     Semua itu membuat saya masih mempunyai banyak waktu untuk saya bisa memberikan pengasuhan yang terbaik untuk Syahdan. Pagi, siang, malam masih bisa kita lewati bersama, kita masih bisa belajar dan bermain bersama. Meskipun sedikit terpotong pada jam - jam kerja. Alhamdulillah saya bisa menjalani semua aktifitas saya, baik sebagai ibu rumah tangga juga sebagai ibu bekerja. Urusan rumah tangga dari menyiapkan makanan, menyiapkan segala kebutuhan Syahdan dan kebutuhan suami, sampai urusan rumah tangga yang lain masih tetap bisa saya jalankan, disamping itu saya juga bisa mengamalkan ilmu saya untuk dunia pendidikan. Tentunya semua yang saya lakukan mendapatkan ijin dan dukungan dari suami. Meskipun dengan satu syarat, bahwa saya tidak boleh melalaikan tugas utama saya, yaitu untuk menjadi ibu rumah tangga yang yang selalu mengutamakan keluarga. Semoga semua yang saya kerjakan berkah...Bisa selalu membanggakan orang tua, suami, juga anak... amiiin...

Mini album kebersamaan saya dan keluarga kecil tercinta di kota Kupang

 Foto dirumah kecil bahagia

 Foto jalan - jalan pagi di pantai Solor

 Foto waktu makan di solaria

 Foto jalan - jalan sore di pinggir pantai Solor
Foto waktu kita dibandara Juanda mau kembali ke Kupang




Rabu, 23 April 2014

Cita-cita,Pengajar, dan karakter

Mimpi saya dari kecil pengennya jadi pengajar.. Alhamdulillah dengan bekerja di lingkungan pendidikan sepertinya mimpi  saya hampir tercapai. Semua usaha diberikan kemudahan. Dari mulai kuliah D III, Lanjut D IV, lanjut daftar cpns, semua diberikan kemudahan ( Alhamdulillah).

Kemaren waktu tidak sengaja buka - buka note saya dulu,nemu nih tulisan saya dari 2011 tentang cita - cita,

                                                                         21 Juni 2011, 2:23 AM

“Pengen Jadi Dosen”

Sekarang lagi  mau ngomongin masalah cita – cita ah..
Karena sebentar lagi udah mau lulus dari DIII nih.. dimana aku harus menyusun langkah – langkah pasti akan aku bawa kemana hidupku nanti..
Seseorang wajib mempunyai cita – cita, agar kehidupan bias berkembang.. Sejak kecil karena terbiasa melihat ibuku yang berprofesi sebagai seorang guru membuatku ingin menjadi seorang pengajar juga. Kalo guru berasal dari Digugu lan ditiru, guru itu seorang yang akan menjadi panutan. Na kalo Dosen dari kata apa ya?? Hehe..Yang pasti dosen akan menjadi panutan juga.
Sebagai seorang anak, nyaman sekali rasanya ketika sebagian besar waktu dirumah selalu ditunggui oleh seorang ibu. Aku bisa belajar dan bermain dengan pendampingan seorang ibu. Tak banyak waktu yang digunakan seorang pengajar untuk diluar rumah (pikirku)
Na.. sampai suatu ketika aku pengen sekali menjadi pengajar mata pelajaran matematika.
Namun akhirnya aku masuk ke akademi kebidanan. Pada awalnya sempat merasa salah jurusan sih.. orang pengennya ngajar kok malah jadi bidan… ckckck tapi setelah beberapa semester menjalani pendidikan, dan tahu bagaimana arah kedepan dari aku kuliah disini, hembbb boleh juga.. tak ada kata menyesal lagi..
Aku ingin melanjutkan pendidikanku lagi, dan lagi.. aku tak ingin hanya berhenti sampai disini..
Aku bias melanjutkan pendidikanku di DIV Bidan pendidik, dimana memang ditujukan untuk orang – orang yang ingin mengambil dunia pendidikan.. Setelah itu aku ingin melanjutkan di pasca sarjana, bahkan aku akan melanjutkan pendidikan lagi dan lagi, insyaAllah..
Jujur saja sampai saat ini merasa belum ada jiwa seorang bidan dalam diriku. Yang pasti aku ingin sekali menjadi pengajar.
Karena dari hasil pengamatanku ketika praktek dibeberapa bidan praktek Mandiri (BPM), bidan – bidan itu hanya menggunakan ilmu pengalaman empiric, tanpa mereka meng-update ilmu – ilmu baru.. Banyak bidan yang sudah puas dengan apa yang sudah didapat.
Na… itu yang membuatku sedikit tidak minat menjadi seorang bidan tulen. Pasti aku akan berhenti belajar, berhenti membuka buku, berhenti searching – searching ilmu baru..
Aku ingin tetap membuat otakku bekerja untuk berfikir tentang ilmu – ilmu lama dan ilmu baru.
Beraktifitas dengan banyak orang yang juga selalu mengupdate ilmu dan haus akan ilmu.
Itulah beberapa alas an yang selalu mendorongku untuk tetap pada keinginanku menjadi seorang pengajar. Pengajar ilmu kebidanan. Menyalurkan dan mengembangkan ilmu – ilmu yang telah aku dapatkan, untuk meningkatkan kualitas diri dan menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas.. InsyaAllah..
Pasti bangga rasanya ketika nanti aku bias meraih semua keinginanku.. J



Syukur beribu syukur, ternyata yang saya impikan dari dulu sudah menunjukkan sedikit titik terang dalam menggapai mimpi tersebut. Ternyata memang kita harus menentukan apa yang ingin kita lakukan, dan tidak lupa meluapkannya dalam tulisan, agar tidak lupa. :)

Hal yang membuat saya punya keinginan itu sejak kecil yaitu karena saya ingin terus mengamalkan ilmu, juga tetap meningkatkan ilmu seiring berjalanya waktu. Karena ilmu akan terus berkembang. Akan banyak ilmu - ilmu baru yang akan saya temukan ketika saya menjadi pengajar. Karena dengan menjadi pengajar saya dituntut untuk mengupdate ilmu - ilmu baru.

Namuuun.. untuk memulai semuanya, banyak hal yang harus saya persiapkan. Selain dari materi bahan ajar, tapi juga kemampuan diri.. Harus!!! Saat ini saya baru mencoba mengawali perjuangan. 
Waktu sedang baca - baca tidak sengaja nemu kutipan sedikit,
“Jangan mengkuatirkan bahwa anak-anak tidak mendengarkan Anda, kuatirkanlah bahwa mereka selalu mengamati Anda” Robert Fulghum 

Nah loh... Jadi dosen itu sering jadi bahan pembicaraan anak didiknya. Bisa - bisa bukan materi kita yang ditangkap tapi malah pribadi kita yang jadiomongan.. ngeri nih,kayak artis aja..he. Untuk itu, maka saya harus super duper bekerja keras meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki kepribadian.
Saya sedang merancang ingin menjadi dosen yang berkepribadian seperti apa. Menurut pengalaman pribadi saya, saya akan lebih mudah menangkap materi pelajaran apabila sang pengajar menarik, terlihat smart, dan juga yang tidak memakai topeng " Killer ". Karena dosen yang biasa memasang topeng "Killer" hanya bertampang seram tapi ilmu yang disampaikan kosong. Mereka hanya memaksakan transfer ilmu 1 arah. Hanya mementingkan materi wajibnya tersampaikan. Tanpa memahami apakah materi yang disampaikan dipahami oleh anak didiknya.

Saya tidak ingin seperti itu, saya ingin menjadi pengajar yang smart, tegas, disiplin dan selalu berpenampilan menarik. Dengan beitu saya pun berharap nanti yang menjadi mahasiswa saya juga akan menerima materi yang saya ajarkan dengan baik. Menikmati kelas yang saya ajar, tapi tetap menjaga sikap saling menghormati dan menghargai hak kewajiban pengajar dan mahasiswa. Karena membentuk karakter seorang pengajar itu penting, karena turut serta mencetak kepribadian anak didik kita.
Mengutip apa yang diungkapkan Dorothy Law Nollte:
Jika anak dibesarkan dengan celaan, maka ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, maka ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, maka ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, maka ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, maka ia belajar mengendalikan diri
Jika anak dibesarkan dengan motivasi, maka ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan kelembutan, maka ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, maka ia belajar percaya
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, maka ia belajar menghargai diri sendiri 
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, maka ia belajar menemukan kasih dalam kehidupannya

Untuk itu, bagaimana karakter pengajar, adalah kunci dari karakter anak didik kita ketika dewasa. Berat juga ternyata menjadi seorang pengajar. Bismillah, dengan niat yang baik insyaAllah semua akan diberikan kemudahan. Saya hanya ingin mengamalkan ilmu dan menebarkan kebaikan diantara orang - orang disekitar saya. semoga Allah selalu meridhoi jalan saya. Amiin..

Rabu, 19 Maret 2014

Selalu Semangat Pagi.. :)

Semangat pagiii...

Waktunya meluapkan pikiran niiih..
Ditengah aktivitas,saya sempatkan dulu untuk menyisipkan sedikit tulisan untuk blog ini..

Sekarang ini status saya bertambah nih.. Tidak hanya menjadi ibu rumah tangga saja,tetapi bertambah dengan menjadi ibu bekerja...
Yaaa... Bertambah.. Doble status... wooow sekali rasanya...

Mulai bulan Maret 2014 ini saya harus mulai menjalankan tugas di Poltekkes Kemenkes Kupang..


Masih orientasi untuk satu bulan di direktorat sih,belum terjun kejurusan..
Alhamdulillah sekali apa yang saya harapkan sejak dulu tercapai,yaitu untuk bisa bekerja dilingkungan pendidikan.. Malah sejak saya mulai kuliah di Poltekkes Kemenkes Semarang,saya ingin menjadi bagian pengajar diPoltekkes.. Kenapa itu keinginan saya, karena saya ingin mengamalkan ilmu saya dengan selalu mengupdate ilmu-ilmu baru..Saya ingin dengan mengajar saya selalu mendapatkan tantangan dan tututan untuk selalu belajar ilmu - ilmu baru..

Semua yang saya inginkan selalu dimudahkan oleh Allah... Alhamdulillah saya dapat meraihnya.. Ini semua rejeki keluarga saya mungkin..he

Kembali lagi ke "bertambah" ni.. Yaa.. Bertambah status saya menambah juga aktifitas saya sehari -hari.. Yang biasanya cuma urus anak,suami,juga urus rumah,sekarang harus membagi waktu untuk urusan pekerjaan.. Yang biasa pagi-pagi setelah nyiapin urusan suami dan anak selesai bisa bersantai - santai..Tidak harus dikejar waktu...but.... Sekarang tidaaak.. Saya juga harus mengatir waktu untuk bisa datang tepat waktu dkantor.. Dengan sebelumnya antar syahdan dulu dipengasuhnya..

Untung sekali saya didampingkan dengan suami yang sangat pengertian dan anak yang cerdas.. Super sekali mereka..Terimakasih sekali untuk suami dan anakku.. Bagaimana tidak,di kota ini kita hanya hidup bertiga, urusan rumah selain saya ya hanya urusan suami.. Kala senang,ribet,sakit.. Yaa kita semua yang atasi..nasib tinggal jauh dari keluarga..

Tapi tak apa,mungkin ini semua tantangan unruk kehidupan kita..untuk bisa hidup di keluarga yang tangguh inilah sekelumit bagiannya.. Jadi ibu,jadi istri,jadi wanita karier,insyaAllah akan mudah saya jalani dengan keikhlasan dan tanggung jawab..

Semoga apa yang saya lakukan mendapatkan berkah dari Allah.. Saya tidak bermaksud untuk tidak bertanggung jawab terhadap keluarga saya dengan membagi waktu saya untuk keluarga dan untuk pekerjaan.. Saya hanya ingin lebih bermanfaat lagi untuk dunia disekitar saya, dengan tetap yang paling utama adalah KELUARGA..

Semoga Allah akan selalu memudahkan segala urusan saya.. Amiiin..

Selalu Semangat pagiiii untuk hidup saya..
Semangat pagi!!!!

18 Maret 2014. 14.28
.Ruang adum,direktorat poltekkes kupang. #waktutidakadakerjaan.

Rabu, 03 Juli 2013

Risma Menyapa Kembali

hai.. Hai... Semua...
sudah lama nih saya tidak menyempatkan diri untuk merawat blog ini..

sedikit bongkar rahasia, karena sekarang sudah ada gedget baru yg bisa buat writing2 yaa saya manfaatkan sepenuhnya.. Biar suami ndak sia sia membelikanya.. Hehe

Alhamdulillah ketidak sempatan saya merawat blog ini karena datangnya makhluk kecil yg Allah titipkan kepada saya untuk mewarnai kehidupan saya dan suami saya.. Yaitu seorang putraku,,, Muhammad Syahdan Arka Putra..

Sungguh luar biasa bisa mendapatkan kepercayaan dari Allah untuk mengemban tugas sebagai seorang istri juga seorang ibu.. Dan Alhamdulillah sekali saya dipertemukan dengan seorang suami yang sangat pengertian dan sabar, juga dianugrahi seorang putra yang pintar dan tidak suka rewel..

Sekarang ini saya sedang menikmati kehidupan saya bersama keluarga kecil ini.. Menjadikan hari -hari menjadi menyenangkan, yang mungkin bagi teman -teman yang belum menikah merupakan hal yang membosankan. Awalnya saya juga pernah merasakan bosan yang amat sangat, karena setiap hari hanya begitu - begitu saja hal yang saya lakukan, tapi semakin dirasakan, semakin menyenangkan..
apalagi sekarang syahdan sudah mulai tumbuh dan berkembang dengan sempurna.. Sudah bisa berinteraksi.. Subhanallah sekali.. :)

Hari - hariku, hanya untuk kalian, suami dan putraku tersayang..
luv u all..

Risma Menyapa Kembali

hai.. Hai... Semua...
sudah lama nih saya tidak menyempatkan diri untuk merawat blog ini..

sedikit bongkar rahasia, karena sekarang sudah ada gedget baru yg bisa buat writing2 yaa saya manfaatkan sepenuhnya.. Biar suami ndak sia sia membelikanya.. Hehe

Alhamdulillah ketidak sempatan saya merawat blog ini karena datangnya makhluk kecil yg Allah titipkan kepada saya untuk mewarnai kehidupan saya dan suami saya.. Yaitu seorang putraku,,, Muhammad Syahdan Arka Putra..

Sungguh luar biasa bisa mendapatkan kepercayaan dari Allah untuk mengemban tugas sebagai seorang istri juga seorang ibu.. Dan Alhamdulillah sekali saya dipertemukan dengan seorang suami yang sangat pengertian dan sabar, juga dianugrahi seorang putra yang pintar dan tidak suka rewel..

Sekarang ini saya sedang menikmati kehidupan saya bersama keluarga kecil ini.. Menjadikan hari -hari menjadi menyenangkan, yang mungkin bagi teman -teman yang belum menikah merupakan hal yang membosankan. Awalnya saya juga pernah merasakan bosan yang amat sangat, karena setiap hari hanya begitu - begitu saja hal yang saya lakukan, tapi semakin dirasakan, semakin menyenangkan..
apalagi sekarang syahdan sudah mulai tumbuh dan berkembang dengan sempurna.. Sudah bisa berinteraksi.. Subhanallah sekali.. :)

Hari - hariku, hanya untuk kalian, suami dan putraku tersayang..
luv u all..

Senin, 26 November 2012

Kasih dan Sayang tuk Janinku..

Alhamdulillah...saat ini usia kehamilanku memasuki 35 minggu... Masa - masa dimana janinku sudah mampu mendengarkan suara - suara dari luar rahim...
Banyak sekali kisah yang tercipta selama kehamilan pertamaku ini... Mulai dari pengalaman baru, perubahan - perubahan fisik maupun psikologiku... sampai kisah tentang buah hatiku (janin dirahimku)...
Tapi kali ini yang mau kubagi yaitu kisah tentang janinku tersayang....

Yang paling nyenengin yaitu saat - saat merasakan pertumbuhan dan perkembangan janinku tersayang...
Semakin besar dan semakin tua usia kehamilanku, janinku semakin aktif bergerak.. dan Subhanallah, itu sangat membahagiakanku. Betapa tidak, aku diberi kepercayaan oleh Allah untuk menjaga dan merasakan setiap pertumbuhan dan perkembangan janin di rahimku,,

Ketika ku mengelus perutku dengan penuh kasih sayang, janinku akan bergerak dan menonjol untuk menunjukkan bagian tubuhnya.. (nyenengin kan?). Ku ajak ngobrol, dan kusampaikan bahwa ibu (aku) dan bapaknya sangat sayang kepadanya.. Aku juga selalu menyampaikan kepadanya supaya besok kalau sudah saatnya lahir, dia lahir dengan mudah, sehat dan sempurna tanpa cacat suatu apapun..

Setiap malam aku usahakan untuk rutin mendengarkan ayat - ayat Al-quran untuknya.. Subhanallah, ketika kumulai mendengarkan lantunan ayat-ayat suci AlQuran, buah hati kecilku ini selalu bergerak aktif..seakan dia benar - benar senang... dan ketika sejenak janinku mendengarkan, kemudian dia diam dan tenang..mungkin karena janinku sedang benar - benar khidmad mendengarkan dan menikmati lantunan ayat suci yang ku putarkan untuknya...

Ketika aku mengajipun janinku selalu ikut aktif bergerak. Dan ketika ku bangun malam untuk sholat dan berdoa, janinku tersayang juga selalu ikut terbangun, baru setelah selesai solat dan aku ajak ngobrol, janinku mulai tenang lagi... Seakan dia selalu menemaniku saat - saat ku dekat dengan Allah. Betapa bahagianya diriku.. Sudah selalu ada yang akan memenmaniku ketika suamiku sedang tidak bersamaku..

Waktu beberapa bulan kemarin ku bersama suami, setiap hari kita selalu mengajak ngobrol janinku tersayang.. Setiap mendengar suara bapaknya, janinku langsung aktif bergerak, seakan mengerti apa yang sedang ditanyakan bapaknya dan dia mau menjawab.. Kita selalu memberikan kasih sayang dan mengucapkan doa - doa sambil mengelus perutku..


Semoga janinku tersayang tumbuh dengan sehat dan sempurna, dimudahkan saat proses persalinan nanti, lahir sehat dan sempurna tanpa cacat suatu apapun, menjadi anak yang sholeh / sholekhah, ganteng (bila cowok) atau cantik (bila cewek), pintar, cerdas, dan selalu patuh pada orang tua.. amin...

Selasa, 23 Oktober 2012

Cerita Unik "Serba 5000"

Ada yang unik ketika saya menjalani hari - hari disini..di kabupaten Rote Ndao dipulau Rote,pulau terluar Indonesia.. yang sedikit lagi udah nyampe Australia nih...
Karena setiap hari saya menyiapkan masakan untuk keluarga kecil saya ( saya dan suami), saya berbelanja kepasar setiap hari untuk membeli bahan - bahan makanan, seperti sayuran dll.. (maklum, disini sonde ada kulkas,jadi yaa harus belanja setiap hari deh..)

Yang unik disini yaitu, setiap saya berbelanja kepasar,dan saya bertanya berapa harganya...hampir semua bahan makanan diharga 5000. "Berapa harga bawangnya mamak?" 5000, "berapa harga ini...itu...mamak?" 5000... wah, na kok semua 5000 yaa??

Disini jarang sekali pedagang yang menggunakan hitungan kilogram.. Kebanyakan menggunakan satuan kaleng (kaleng bekas susu yang kecil itu lho...). Mulai dr bumbu2 masak,biji2an seperti kacang hijau,jagung dll, semua diharga perkaleng susu kecil 5000 rupiah,sampai - sampai buah jg per biji diharga 5000,sayuran pun begitu, 2/3 ikat diharga 5000. 

Nah yang anehnya lagi, Suatu ketika saya pernah mau membeli sayur hanya 2 ikat,tp sama penjualnya g boleh..harus 5000 ibu.. nanti susah ngitungnya, begitu katanya...aneh banget sih ya..he .. Pernah lagi suatu hari, (karena setiap belanja saya selalu diantar dan ditemani suami saya), saya pernah bertanya kepada penjualnya harga seikat singkong ( seikat 3 singkong), waktu penjualnya belum menjawab suami saya sudah bilang dulu "pasti harganya 5000"... eh, beneran, penjualnya menjawab harganya 5000.. haha, emang nih pasar...harusnya namanya diganti bukan "Pasar Metina", tapi pasar serba 5000"..hehe

Ternyata banyak hal unik disini,salah satunya yaa ini, semua serba 5000.. hemmmm...Atau jangan2 disini hanya tau uang pecahan 5000an y??he.. Tapi mungkin juga karena mereka g mau ribet ngapalin harga kali yaa.. :D


@Kantor KP2KP Ba'a (numpang ngenet dikantor) hihi

Minggu, 15 Juli 2012

Indahnya Mengandungmu

Ketika ku tahu ada kamu di rahimku..
Tanpa sadar air mata menetes dipipiku...
Sungguh... aku bahagia...
Aku wanita sempurna...

Betapa bahagianya aku...
Allah mempercayakan aku untuk menjagamu...
Kuikrarkan janji tuk slalu menjagamu, merawatmu, dan doaku slalu untukmu...

Ketika ku mulai mendengar denyut jantungmu...
Subhanallah... Allah telah meniupkan ruh kepadamu...
Engkau telah hidup dirahimku...Ruang yang akan menjadi tempat penyempurna tubuhmu...

Kutunggu kesempurnaan hidupku dengan kehadiranmu...
Nikmatilah fase hidupmu saat ini...
Ayah ibu didunia menunggumu nak...


Subhanallah... begitu indahnya mengandungmu..calon anakku...
Entah harus bersyukur seperti apa untuk mengungkapkan kebahagiaanku dan rasa terimakasihku kepada Allah atas kepercayaanNya kepadaku..
Kulantunkan doa disetiap sujudku kepadamu ya Allah...

Benar - benar sedang kunikmati kehamilanku saat ini. Meskipun dengan kegiatan - kegiatan kuliah yang masih harus aku jalani, tapi selalu ada semangat di diriku. Janin dirahimku pun selalu mendukungku, dia  hampir tidak pernah mengganggu keadaan fisikku saat melakukan semua kegiatan.. Terimakasih banyak yaa nak..

Meskipun sekarang masih harus berpisah dengan suami dan merasakan hari - hariku sendiri, namun keberadaannya tetap selalu ada untukku. Suamiku slalu mendukungku, memperhatikanku, mengingatkanku untuk merawat janin dirahimku..
Luv u suamiku...Baik - baik disana yaa suamiku, jaga kesehatan dan jangan lupa tuk mendoakan kami disini.. kita akan segera bisa bersama untuk merawat calon anak kita..

Semoga kelak calon anak kita lahir kedunia dengan selamat, sehat tanpa cacat suatu apapun, menjadi anak sholeh / sholekhah, berbakti kepada orang tua, cerdas ganteng / cantik... amin




***Pagi hari ketika kangen suamiku,namun terpikir betapa bersyukurnya diriku sudah ditemani oleh janin dirahimku.. meski dengan sedikit mewek... Tapi semuanya begitu indah.. sempurna...dan menyempurnakan hidupku... Terimakasih Allah...

Minggu, 10 Juni 2012

Minggu ke 11 yang Kurang Enak Body..

Entah kenapa nih..memasuki kehamilan minggu ke sebelas badanku jadi g enak seperti ini.. padahal minggu - minggu sebelumnya dengan aktifitas kuliah yang padat kondisi badanku malah segar bugar... eh malah sekarang dengan aktifitas ngampus yang udah mulai berkurang malah jadi g enak badan gini.. 
Untuk bangun aja rasanya udah tidak kuat lama... hiks..
Padahal sudah banyak jadwal tugas menanti yang harus aku kerjakan.. mulai mikirin buat ujian proposal skripsi, persiapan penyuluhan, ada lagi persiapan perceptor mentorship...

Apa ini sindrom manja ditinggal suami yaa?? Karena beberapa minggu kemaren ditungguin suami terus.. Tiap hari bareng, berangkat - pulang kuliah ada yang jemput... dan sekarang apa - apa kulakukan sendiri...
Mau makan sendirian, g ada yang ngingetin minum susu, g ada yang nemenin ngobrol tiap waktu...
Padahal baru 6 hari ditinggal suami rasanya udah g karuan kangennya, sampe - sampe jadi males - malesan buat ngapa - ngapain... padahal minggu depan suami udah ada rencana pulang lagi...

Lahhhh??? kok jadi ada sindrom kayak gini??? g boleh ! g boleh!
kan emang biasanya juga ditinggal biasa aja.. apa lagi emang kita masih harus menjalani keadaan pisah seperti ini...
G boleh gini terus nih... aku harus semangat, harus sehat, biar janinku juga sehat...
Ayo risma.. semangat!!!!
Ayo ayo.. siapa yang mau nambahin suntikan semangat buat aku???? hehe..

**jadwal menunggu yaitu menyelesaikan membaca buku selanjutnya...
Lumayan dapet informasi...besok kalo bayiku udah lahir tinggal mempraktekkan... :))

Selasa, 28 Februari 2012

Meraih Setengah Target

Hari ini penerimaan KHS Semester 1 di masa kuliah D4 Bidan Pendidik..

Hemb.... bagaimana dengan nilaiku yaa????


Alhamdulillah aku mendapatkan nilai yang memuaskan, IP Semesterku 3,59, dan berada di urutan ketiga dari 56 mahasiswa.. :) alhamdulillah karena sudah mencapai targetku disemester 1, dan berharap akan mendukung untuk pencapaian target utamaku, yaitu IPK Cumlaud.. Amien.. :)


Target ini sudah berani aku tetapkan dari awal masuk kuliah...
Waktu pertama bimbingan sama dosen pembimbing akademik, aku sempat ditanya apa targetku kuliah selama satu semester kedepan, langsung deh aku jawab aku pengen dapat nilai 3,51..
Dan disetiap mata kuliah yang menannyakan apa targetku, pasti itu aku sebutkan sebagai salah satu targetku...
Seperti waktu mata kuliah managemen administrasi pendidikan yang diampu sama Dr. Eko Supraptono dari Unnes.. Kita semua diminta untuk membuat diagram ishikawa.. Aku buat deh targetku itu di diagram ishikawa...
Waktu mahasiswa diminta mempresentasikan targetnya, aku mencoba untuk pertama yang mempresentasikan...meskipun dengan diagram yang g tahu kejelasan kebenarannya,...hehe.. Tapi g papa lah, yang penting aku berani mendeklarasikan target kecilku... hehe.. Dan dapet pujian juga dari dosen... :)
Diagramnya kayak gini nihhh..
Jadi ketika aku ingin mencapai IPK Cumlaud, hal - hal yang ada dibagian sirip ikan itulah yang aku perkuat..
dan alhamdulillah usahaku pun tidak sia - sia...
Dengan penuh semangat, meskipun kadang - kadang sering kendur, tapi akhirnya bisa juga aku mencapainya... Tararararara.....
Semoga nilaiku itu tidak membuatku lengah dan merasa puas,, aku masih punya langkah 1 semester lagi untuk mendapatkan IPK Cumlau... Jadi aku harus meningkatkan kadar semangatku.. Dan targetnya sedikit aku tambah, yakni bisa dapet nilai tertinggi... amin...

Ayo Risma, Semangat!!!! :)

Senin, 19 Desember 2011

Waktuku Terasa Cepat



        Ketika bangun tidur saya sejenak memikirkan tentang hari – hari yang telah saya lalui. Sudah terhitung usia saya 22 tahun-12 hari. Tidak terasa saat ini saya sudah berada di usia tersebut. Apa saja ya  hal – hal yang sudah saya lakukan dan sudah saya raih?. Hemb…  Meski masih jauh dari titik impian saya, namun Alhamdulillah juga sudah banyak hal – hal yang sudah saya raih. Dan saat ini saya merasa saya sedang berjalan menuju kecita – cita saya.
      Tidak terasa saat ini pendidikan saya sudah sampai  DIV Bidan pendidik, masih banyak juga sih pendidikan diatas itu yang harus saya tempuh. Namun saat ini saya sedang menikmati perjalanan saya disini, dan sudah hampir setengah jalan menempuhnya. Meskipun kesehariannya kegiatan saya terlihat monoton, antara kuliah tugas, kuliah tugas, tapi dengan begitu waktu yang saya lalui terasa cepat namun tetap bermakna. Untuk mencapai apa yang saya harapkan memang harus melewati tahap ini. Ketika semuanya saya lalui dengan niat dan semangat dari diri, rasanya benar – benar ringan, dan saya akan menempuh setengahnya lagi dengan lebih semangat. J
        Dan saat ini ketika umur saya 22 tahun – 12 hari, saya pun sedang melakukan persiapan diri untuk akad nikah yang kira – kira akan berlangsung 1 bulan mendatang. Mungkin bagi beberapa teman saya maupun orang lain, saya masih terlalu muda untuk memulai kehidupan berumah tangga, tetapi bagi saya tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua, tang penting yaitu kesiapan batin dari diri sendiri, dan InsyaAlah saya sudah siap. Berfikir kearah waktu kembali, tak terasa juga hubungan yang sudah saya jalani bersama calon suami saya sudah berjalan hampir 2 tahun 2 bulan. Semuanya memang berjalan dengan cepat, namun diwaktu yang cepat itu sudah banyak sekali rasa bahagia, masalah dan tantangan yang kami lalui.
        Diwaktu – waktu yang telah saya lalui dengan cepat ini semoga memang bermakna untuk kehidupan saya dihari – hari mendatang. Akan saya lalui hari – hari kedepan yang juga akan berlalu dengan cepat dengan niat dan semangat agar tidak aka nada hari saya yang sia – sia, karena saya tidak mau mengukir penyesalan untuk kehidupan saya.

Jumat, 22 Juli 2011

Risma Creations

Alhamdulillah...
Hari ini usaha FLANELku udah bisa mulai aku pasarin...

Memulai usaha handcraft berbahan dasar flanel and mote-mote. Setelah berangan-angan punya sebuah usaha, tiba-tiba waktu bau tidur kepikiran pengen banget punya usaha handcraft. Awalnya sih dari hoby mengoleksi pernak - pernik dan suka bikin-bikin kerajinan tangan.. :)).
Sambil ngisi waktu kosong, belajar bermanagemant usaha, dan semoga setelah berkembang bisa membuka lapangan kerja baru bagi banyak orang.. insyaAllah..amien.

Bismillah...
Semoga pemasaran berjalan lancar dan sesuai rencana, dan semakin banyak order..
amin...

Buat temen - temen, silahkan kunjungi Risma Creations

Senin, 20 Juni 2011

Menghabiskan Sudut Kamarku

http://www.smileycodes.info

Hari ini banyak waktu aku habiskan dikamar kesayanganku..
walaupun kecil, tapi tetap nyaman..
Sampai - sampai ku bisa merasakan semua sudutnya..

dari pagi bangun tidur hingga menjelang tidur lagi kulalui di dalam kamar...
dari belajar, ngerjain KTI, main lepi, dengerin musik, sms-an, ditelpon kekasihku, membayangkan mimpi - mimpiku, guling - guling dikasur..... semua aku lakukan dikamar..
Abisnya dirumah sepi sih..

semoga yang kulakukan hari ini bermanfaat ..
dan Kunanti esok hari untuk beraktifitas kembali..
http://www.smileycodes.info

Minggu, 17 April 2011

Ide yang tak terduga tapi akhirnya bikin ketawa…hihi

Berawal dari jadwal pemotretan buat foto album kenangan mahasiswi kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi kebidanan Magelang. Saya dan kelompok saya yang terdiri dari 4 teman saya (lilis, intan, anita, dan dira) sebenernya punya ide untuk foto di beberapa tempat pilihan, diantaranya perpustakaan kampus, took buku, terminal, atau stasiun.

Karena perpustakaan sudah tutup, took buku dimagelang amat kecil, dan stasiun dimagelangpun tidak ada, ide yang tersisa hanya sebuah gerbong kereta api yang sudah udzur yang berada di magelang, yaitu di daerah terminal Bonpolo. Tanpa banyak pikir, setelah kita semua berkumpul kita langsung capsus ke terminal Bonpolo.

Seteah sampai diterminal, kita cari – cari dimana yang ada kereta.. e, ternyata keretanya sudah sangat tua dan usang sekali.. ckckck, macam mana kita bisa foto dengan setting seperti ini… no..no..no… kita harus ganti setting nih..

Kemudian Lilis punya ide untuk ngambil setting di Taman Badakan. Disana ada beberapa permainan anak – anak dan patung – patung hewan yang lumayan juga sepertinya kalo dibuat tempat foto. Tapi si Anita mau tanya ke fotografernya dulu yang sedang di Alun – alun kota Magelang. Lalu kita segera meluncur kesana.

Sampai di Alun – alun, sambil menungu kedatangan fotografernya, kita ngobrol – ngobrol lagi mau ngambil setting dimana selain di taman Badakan..

Naaa… Tanpa sengaja saya yang masih duduk diatas motor melihat sebuah tempat ibadah, yaitu sebuah klenteng di depan mata saya… Klenteng tersebut berada dipojokan alun – alun kota Magelang. waaahhh ide bagus nih, akhirnya dengan persetujuan temen – temen, kita segera memarkirkan motor di pinggiran jalan alun – alun lalu berjalan menuju klenteng tersebut.

Karena klenteng merupakan tempat ibadah, dan kita semua berjilbab kecuali sang fotografer, tak kita lewatkan untuk meminta izin kepada pengurus klenteng. Sang fotografer meminta izin kepada bapak – bapak yang sedang menata bunga dihalaman klenteng, dan bapak tersebut mengijinkan kita untuk mengambil gambar disekitar halaman klenteng asal tidak masuk kedalam klenteng, karena memeng bukan tempat sembarangan (tempat ibadah maksudnya).

Okelah kalo begitu, dihalaman pun sudah cukup banyak ornament yang bisa dibuat setting. Akhirnya tanpa menunggu lama kita pun jeprat – jepret berfoto…mantab kali pokoknya..hihihi
Dimulai dari foto bersama, kemudian dilanjut anita, saya, lilis, dira , dan intan. Yolan tidak ikut berfoto karena dia diluar kelompok kami.


hanya aku...


with anita and lilis...


with intan...


Setelah pemotretan hampir selesai, ada bapak – bapak yang mukanya keturunan tionghoa banget yang ternyata kepala pengurus klenteng disitu. Bapak tersebut bertanya kepada kami.


“ pada foto – foto disini udah pada ijin belum ya tadi?”

Karena tadi sang fotografer yang meminta ijin, dia pun menjawab “ sudah om, tadi kita ijin kepada bapak – bapak yang di depan.”

“ tapi kenapa orang – orang di dalam saya tanya tidak ada yang dimintai ijin?” (ngomong dengan gaya khas orang china..hehe)

“ harusnya semua yang terjadi disini harus lapor kepada saya”
Huwaaaa…. Kasus deh ini,,hihi

Setelah kita jelasin kalo kita tadi sudah ijin, tapi karena emang kesalahan kita sih, tempat ibadah malah buat foto-foto, akhirnya kita meminta maaf dan segera meninggalkan tempat kejadian perkara (lohhh??hehe). Untung aja semua udah foto, kalo g kan belang deh dikelompok kami,,,hihi
Karena udah selesai foto, akhirnya kita meninggalkan klenteng tersebut dengan sedikit malu,,, wkwkwk.

Kalo dipikir -pikir lagi..gila juga ideku tadi, sudah tau - tau itu tempat ibadah umat tionghoa, trus kita semua berjilbab,,,bisa - bisanya foto ditempat kayak gitu.. geli juga kalo diinget - inget... Tapi tak apalah, yang pasti pemotretan sudah sukses,,,hihi. Tinggal tunggu terbitnya di buku album kenangan… ihhhirrrr..