Ketika bangun tidur saya sejenak
memikirkan tentang hari – hari yang telah saya lalui. Sudah terhitung usia saya
22 tahun-12 hari. Tidak terasa saat ini saya sudah berada di usia tersebut. Apa
saja ya hal – hal yang sudah saya
lakukan dan sudah saya raih?. Hemb… Meski masih jauh dari titik impian saya, namun
Alhamdulillah juga sudah banyak hal – hal yang sudah saya raih. Dan saat ini saya
merasa saya sedang berjalan menuju kecita – cita saya.
Tidak terasa saat ini pendidikan
saya sudah sampai DIV Bidan pendidik, masih
banyak juga sih pendidikan diatas itu yang harus saya tempuh. Namun saat ini
saya sedang menikmati perjalanan saya disini, dan sudah hampir setengah jalan
menempuhnya. Meskipun kesehariannya kegiatan saya terlihat monoton, antara
kuliah tugas, kuliah tugas, tapi dengan begitu waktu yang saya lalui terasa
cepat namun tetap bermakna. Untuk mencapai apa yang saya harapkan memang harus
melewati tahap ini. Ketika semuanya saya lalui dengan niat dan semangat dari
diri, rasanya benar – benar ringan, dan saya akan menempuh setengahnya lagi
dengan lebih semangat. J
Dan saat ini ketika umur saya 22
tahun – 12 hari, saya pun sedang melakukan persiapan diri untuk akad nikah yang
kira – kira akan berlangsung 1 bulan mendatang. Mungkin bagi beberapa teman
saya maupun orang lain, saya masih terlalu muda untuk memulai kehidupan berumah
tangga, tetapi bagi saya tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua, tang
penting yaitu kesiapan batin dari diri sendiri, dan InsyaAlah saya sudah siap. Berfikir
kearah waktu kembali, tak terasa juga hubungan yang sudah saya jalani bersama
calon suami saya sudah berjalan hampir 2 tahun 2 bulan. Semuanya memang
berjalan dengan cepat, namun diwaktu yang cepat itu sudah banyak sekali rasa
bahagia, masalah dan tantangan yang kami lalui.
Diwaktu – waktu yang telah saya
lalui dengan cepat ini semoga memang bermakna untuk kehidupan saya dihari –
hari mendatang. Akan saya lalui hari – hari kedepan yang juga akan berlalu
dengan cepat dengan niat dan semangat agar tidak aka nada hari saya yang sia –
sia, karena saya tidak mau mengukir penyesalan untuk kehidupan saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar