_Resensi Buku_
Buku karangan Bapak Bacharudin Jusuf Habibie.
Diterbitkan oleh PT. MHC Mandiri pada tanggal 30 September 2010.
Berisi 322 halaman.
Siapa sih yang tidak kenal dengan sosok Bapak BJ. Habibie, seorang mantan Presiden RI ketiga yang ahli dalam bidang teknologi. Tak disangka, Pak Habibie yang keahlianya dalam berbagai bidang teknologi ini ternyata mampu menuliskan cerita kehidupan cintanya dengan sebegitu indahnya, sampai – sampai saya ketika membaca buku ini merasa terhanyut dalam alur cerita.
Buku yang berjudul “Habibie & Ainun” ditulis oleh pak habibi sebagai terapi untuk mengobati kerinduan akan istri tercinta (Ibu Hasri Ainun Habibie) yang setelah selama 48 tahun 10 hari selalu menemaninya kapanpun dan dimanapun. Pak Habibie tak ingin terus larut dalam kesedihan berpisah dengan ibu Ainun, karena akan berdampak negative bagi kesehatannya.
Dalam buku ini Pak Habibie menceritakan bagaimana dia membentuk keluarganya yang sakinah. Dimulai dari Pak Habibie bertemu kembali dengan ibu Ainun setelah selang waktu 7 tahun, dimana Pak Habibie melanjutkan pendidikannya di Jerman, dan ibu Ainun melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Semua kisah diceritakan sampai mereka berpisah kembali karena kehendak Allah SWT. Meski raga Ibu Ainun telah berpulang mendahului Pak Habibie, namun jiwa, roh,dan batin mereka akan tetap abadi. Karena Pak Habibie dan ibu Ainun telah terikat dalam ikatan cinta yang murni, sejati, suci, sempurna, dan abadi.
Dalam buku ini tidak hanya diceritakan tentang bagaimana cinta Pak Habibie dan Ibu Ainun saja, tapi juga perjalanan karirnya dibidang teknologi dan politik. Serta Ibu Ainun yang selalu mendampingi Pak Habibie dalam setiap perjalanan kariernya. Dalam keadaan sehat maupun sakit mereka selalu bersama dalam “satu atap” dan selalu bersama sampai ibu Ainun berpindah dimensi. Yang pasti kisahnya akan menginspirasi banyak orang.
Buku ini sangat layak dibaca untuk kalangan remaja, dewasa maupun orang tua. Tidak akan nyesel deh baca buku ini. Karena kita bisa mendapatkan banyak pelajaran tentang cinta yang suci untuk menciptakan keluarga yang syakinah, dan juga kegigihan dalam mengukir prestasi dimanapun dan kapanpun kita berada. Setelah membaca buku ini, membuat saya merasa sangat ingin memiliki suami yang mempunyai cinta seperti Pak Habibi. Semoga Keturutan… Amien..
Disamping ini adalah foto saya yang sedang duduk disamping Pak Habibie ketika dalam acara Book Signing di Toko buku Gunung Agung, Mall Paragon, Semarang pada tanggal 19 Maret 2011.
Walaupun fotonya kurang jelas sih,,, soalnya dari samping… huh.. Tapi lumayan.. dari pada tidak dapat mengabadikan sama sekali..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar